Home > Teknis Operasional > Definisi Cek Dan Giro

Definisi Cek Dan Giro

9 September 2009

Berikut adalah definisi Cek dan Giro yang dipergunakan di Asta

    • Cek Tunai adalah Cek yang tidak terdapat tanggal jatuh tempo pembayarannya, Setara dengan Pembayaran Tunai (Nilai Uang diganti Nilai Cek yang dapat dicairkan/dipindahbukukan langsung di bank yg tertera dalam Cek-nya).  Untuk Cek Tunai ini karena sifatnya setara dengan Uang Tunai dalam sistem diasumsikan sebagai Uang Tunai sehingga disimpan dalam pos Kas. Dapatdisimpulkan juga bahwa Nilai Kas itu akan terdiri dari Kas Uang Tunai dan Kas Cek Tunai.

Konteks transaksi Penerimaan dan transaksi Pengeluaran Cek Tunai terdapat perbedaan, hal ini akan terlihat dari posisi Posnya.

  1. Penerimaan Cek Tunai ditempatkan dalam Penerimaan Kas. Ditindak lanjutidengan proses Kliring / Inkaso/ Setoran Pemindahan ke Bank.
  2. Pengeluaran Cek Tunai ditempatkan dalam Pengeluaran Bank. Ditindak lanjuti dengan proses rekonsiliasi bank diakhir bulan.
    • Giro adalah bentuk pembayaran yang “mirip” dengan Cek Tunai dan seringkali terjadi kerancuan dalam menghadapi pencatatannya.  Secara Prinsip Giro dan Cek Tunai Berbeda, walaupun terdapat kesamaan atas permasalahan yang bisa ditimbulkannya yaitu : = Saldo Bank Kosong = saat dilakukan kliring. Dalam Giro terdapat masa jatuh tempo yang harus diperhatikan sekali oleh penerima Giro, sebab sebelum terjadinya tanggal jatuh tempo nilai nominal Giro BELUM BISA DIUANGKAN.

Jelas sekali perbedaannya dengan Cek Tunai, dengan demikian maka Giro dibedakan dengan Cek Tunai, dan dalam pencatatannya Giro Dikelompokan menjadi Dua Kelompok sesuai konteks transaksinya, yaitu :

  1. Kontek Penerimaan Giro akan dicatat setara dengan Piutang, dengan nama Giro Terima Belum Jatuh Tempo
  2. Kontek Pengeluaran Giro akan dicatat setara dengan Hutang, dengan nama Giro Keluar Belum Jatuh Tempo

Berikut adalah mekanisme pencatatan dalam bentuk jurnalnya:
Penerimaan Giro :

Pada Saat Giro Diterima, akan dijurnal :

GIRO TERIMA BELUM JATUH TEMPO
Pada PIUTANG/HUTANG/PENDAPATAN

Pada Saat Giro Telah Jatuh Tempo Dan Berhasil diKliring, akan dijurnal

BANK (Tujuan Kliring)
Pada GIRO TERIMA BELUM JATUH TEMPO

Pengeluaran Giro :

Pada Saat Giro Dikeluarkan, akan dijurnal :

HUTANG/PIUTANG/BIAYA
Pada GIRO KELUAR BELUM JATUH TEMPO

Pada Saat Giro Telah Jatuh Tempo Dan Sudah DiDebet Oleh Penerima Giro, akan dijurnal :

GIRO KELUAR BELUM JATUH TEMPO
Pada BANK (Tempat Rek. Giro Dikeluarkan)

End Of Topik ……….

About these ads
Categories: Teknis Operasional
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: