Home > Teknis Operasional > Jenis-jenis Surat Jalan

Jenis-jenis Surat Jalan

11 September 2009

1.      Surat Jalan Atas Penjualan Barang Tunai

Surat Jalan yang dibuat berdasarkan pada transaksi Penjualan Tunai dengan tidak tidak berdasarkan kepada adanya Sales Order.

2.      Surat Jalan Atas Penjualan Barang Kredit

Surat Jalan yang dibuat berdasarkan pada transaksi Penjualan Kredit dengan berdasarkan kepada adanya Surat Order untuk bahan pengeluaran barangnya. (Khusus Surat Jalan ini nilai Qty barangnya tidak bisa diubah, karena sudah ikut pada nilai Qty yang tertera dalam Surat Order).

3.      Surat Jalan Atas Retur Pembelian

Surat Jalan ini dibuat berdasarkan pada adanya transaksi Retur Pembelian yang dibuat terlebih dulu oleh bagian Pembelian Barang. Nilai Qty barang tidak bisa diubah, karena sudah ikut pada nilai Qty yang tertera dalam Retur Pembelian).

4.      Surat Jalan Drop Kanvaser

Surat Jalan ini keluar untuk melakukan transfer persediaan dari Gudang ke Kanvaser, nilai Qty-nya ditentukan oleh bagian Gudang yang berdasarkan pada kebijakan peraturan perusahaan tentang persediaan kanvaser setiap kali melakukan operasionalnya.

5.      Surat Jalan Titipan Barang

Surat Jalan ini dibuat oleh management dengan memerintahkan kepada bagian Gudang untuk dikeluarkan barang dari Gudang sejumlah Qty yang telah ditentukan untuk keperluan kebijakan Titip Barang pada suatu cabang tertentu dalam Anggota Group. (Berlaku hanya dalam ruang lingkup Antar Group)

Catatan :

a. Penjualan Tunai Antar Group Tidak Bisa Dilakukan, hal ini dilakukan untuk memelihara data piutang supaya seragam kalau antar group selalu masuk pada transaksi Kredit.

b. Saat Dikeluarkannya Surat Jalan maka persediaan barang akan berkurang secara qty dalam tabel persediaan dan memakai nilai HPP terakhir atas item barang yang sesuai.

End Of Topik …..

About these ads
Categories: Teknis Operasional
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: